Penting..!!! DiShare Ya Agar Yang Lain Mengetahui,,!! Inilah 1001 Manfaat Mengkudu Yang Terbukti Secara ilmiah Untuk Menyembuhkan Berbagai Macam Penyakit.


Mengkudu atau pace mempunyai nama latin Morinda citrifolia L. serta termasuk juga ke famili Rubiaceae. Buah mengkudu telah mulai sejak lama diakui serta dapat dibuktikan dapath mengobati beragam penyakit. Tidak heran bila nenek moyang kita memakai buah mengkudu juga sebagai obat tradisional. 

Di Indonesia sendiri buah mengkudu mempunyai nama yang khas di tiap-tiap daerah, seperti keumeudee (Aceh) ; pace, kemudu, kudu (Jawa) ; cangkudu (Sunda) ; kodhuk (Madura) ; serta tibah (Bali). Terkecuali dipakai juga sebagai obat, buah mengkudu juga kerap jadikan juga sebagai kombinasi rujak. 

Tidak cuma buahnya saja yang dapat jadikan obat, daun, batang serta akar dari tanaman mengkudu mempunyai manfaat sendiri. Mengkudu tinggi bakal antioksidan serta enzim. Buah ini dapat diakui juga sebagai buah pembangkit daya. Terkecuali antioksidan, mengkudu juga kaya senyawa selenium, xeronine, glikosida, scopoletin, terpine, limonene, serta antrakuinon. 

Di bawah ini penjelasan lebih jauh tentang manfaat buah mengkudu yang telah dapat dibuktikan dengan cara ilmiah lewat beragam penelitian serta riset : 

Tingkatkan Daya Tahan Badan 

Penyelidikan klinis yang dikerjakan oleh Dr. Schechter (Institut Penyembuhan Alami di California) membuahkan data-data utama perihal kekuatan sari buah Mengkudu, salah satunya yakni merangsang produksi sel T dalam system kekebalan badan (sel T bertindak utama dalam melawan penyakit) ; menguatkan system kekebalan badan, terlebih makrofaset serta limfosit dari sel darah putih ; menun­jukkan dampak anti-bakteri ; memiliki dampak anti rasa sakit/nyeri (analgesik) ; menghalangi perkembangan beberapa sel pra kanker/tumor yakni dengan kemampuannya menormalkan manfaat beberapa sel yang abnormal. 

Mona Harrison, MD dari Boston University School of Medicine serta direktur medis pada D. C. General Hospital, USA melaporkan bahwa Mengkudu tingkatkan manfaat kelenjar tiroid serta kelenjar timus, yang diakui melakukan tindakan melawan infeksi serta beberapa masalah yang terkait dengan system kekebalan badan. 

Menormalkan Tekanan Darah 

Menurut Neil Solomon, MD. PhD, peneliti permasalahan kesehatan dari Amerika, buah Mengkudu memiliki kandungan sejenis fitonutrien, yakni scopoletin yang berperan untuk melebarkan saluran pembuluh darah yang alami penyempitan. Hal semacam ini mengakibatkan jantung tidak perlu bekerja terlampau keras untuk memompa darah hingga desakan darah jadi normal. 

Hasil eksperimen pada hewan tunjukkan bahwa scopoletin turunkan desakan darah tinggi serta normal jadi rendah (hipotensi yang abnormal). Akan tetapi, scopoletin yang ada dalam buah Mengkudu bisa berhubungan sinergis dengan nutraceuticals (makanan yang berperan untuk penyembuhan) lain untuk mengatur desakan darah tinggi jadi normal, namun tidak turunkan desakan darah yang telah normal. Tidak pernah diketemukan masalah dimana desakan darah normal turun sampai menyebabkan desakan darah rendah (hipotensi). 

Beberapa pakar dari Kampus Stanford, Kampus Hawaii, University of California (UCLA), Union Col­lege of London, Kampus of Meets di Perancis yang sudah pelajari Mengkudu sepakat bahwa tanaman ini bertindak turunkan desakan darah dalam banyak masalah. 

Percobaan klinis simpel yang dikerjakan oleh Scott Gerson, MD (dari Mt. Sinai School of Medicine di New York) tunjukkan bahwa banyak pengguna Mengkudu melaporkan bahwa desakan darah mereka jadi tinggi apabila berhenti minum sari buah Mengkudu serta kembali normal apabila konsumsi sari buah Mengkudu dengan teratur. 

Melawan Tumor serta Kanker 

Suatu makalah menarik yang didatangkan pada pertemuan tahunan American Association fin. Cancer Research ke-83 di San Diego, California, tahun 1992 yaitu " Kesibukan Anti-tumor Morinda citrifolia pada Lewis Lung Carcinoma yang Disuntikkan pada Tikus. " Dalam riset ini, tikus-tikus percobaan di beri suntikan Lewis Lung Carcinoma aktif (sejenis kanker). 

Seluruhnya tikus yang tidak memperoleh perawatan dengan Mengkudu mati dalam 9-12 hari disebabkan kanker. Sedang tikus-tikus yang memperoleh perawatan dengan Mengkudu dapat bertahan hidup 105 sampai 123 % lebih lama (40 % dari tikus-tikus percobaan itu hidup sampai 50 hari atau lebih). 

Studi ini diulangi sekian kali serta setiap saat Mengkudu dapat dibuktikan dengan cara penting perpanjang umur-umur tikus yang terserang kanker di banding dengan tikus-tikus yang tidak dirawat dengan Mengkudu. Secara singkat, hasil riset ini mengungkap bahwa Mengkudu bisa menghalangi perkembangan tumor. 

Satu tahun lalu, jurnal Cancer Letters (vol. 3, tahun 1993) melaporkan penemuan zat anti kanker/damnacanthal dalam ekstrak Mengkudu yang dapat menghalangi perkembangan beberapa sel kanker. 

Terdapat banyak masalah pasien kanker yang konsumsi sari buah Mengkudu serta jadi sembuh, diantaranya masalah pasien Dr. Harrison (D. C. General Hospital), yang menanggung derita kanker hati serta pembengkakan perut yang dikarenakan oleh cairan yang terlalu berlebih. 

Sepanjang 7 hari konsumsi sari Mengkudu, bengkak pada perutnya menyusut dengan cara riil. Pengujian haru pada cairan perutnya tunjukkan bahwa beberapa sel kanker itu sudah lenyap. 

Menurut Dr. Judah Folkman dari Harvard University, Mengkudu bekerja sinergis dengan mikronutrien lain dalam menghamhat aliran darah yang menuju ke beberapa sel tumor. Mekanismenya nyaris sama juga dengan minyak squalen (dari hati ikan hiu) yang mengontrol perkembangan tumor otak serta perpanjang umur tikus eksperimen dengan mengakibatkan kerusakan alat-alat peredaran yang menyuplai darah menuju ke beberapa sel tumor. 

Menyingkirkan Rasa Sakit 

Kekuatan buah Mengkudu juga sebagai zat analgesik sudah di kenal dalam histori penyembuhan tradisional hingga tanaman ini dimaksud " painkiller tree " atau " headache tree ". Riset-riset ilmiah sudah menunjukkan dampak untungkan dari Mengkudu untuk menangani rasa sakit. 

Pada th. 1990, beberapa peneliti temukan ada jalinan yang penting pada dosis ekstrak sari buah Mengkudu dengan kegiatan analgesik tikus-­tikus percobaan (biasanya, makin banyak dipakai dampak analgesiknya bakal makin kuat). 

Banyak teori yang menuturkan perihal bagaimanakah mekanisme kerja Mengkudu menyingkirkan rasa sakit. Satu diantaranya yaitu teori Dr. Ralph Heinicke (pakar biokimia populer dari AS) yang menyampaikan bahwa xeronine-lah yang bertindak dalam menyingkirkan rasa sakit. 

Hal semacam ini dihubungkan dengan kekuatan xeronine menormalkan protein pada beberapa sel yang abnormal, termasuk juga beberapa sel jaringan otak, tempat berasalnya rasa sakit. Sebagian masalah rasa sakit yang kritis seperti sakit kepala terus-terusan, rasa sakit pada otot saraf serta nyeri sendi sembuh sesudah konsumsi sari buah Mengkudu. 

Menangani Peradangan serta Alergi

Senyawa scopoletin (hidroksi-metoksi-kumarin) sangatlah efisien juga sebagai zat anti-radang serta anti-alergi. Literatur-literatur kedokteran melaporkan kesuksesan penyembuhan pada arthritis, bursitis, carpal tunnel syndrome, serta alergi dengan memakai scopoletin. 

Bryant Bloss, MD, pakar ortopedi dari Indiana, AS melaporkan kesuksesan sari buah Mengkudu mengobati sakit punggung yang dirasakannya serta 15 orang pasiennya. Disamping itu, 8 orang pasiennya melaporkan bahwa sakit lutut (osteoarthritis) hampir tidak merasa sepanjang konsumsi sari buah Mengkudu. 

Tiga dari pasien Dr. Bloss yang menanggung derita asma alami perkembangan dengan makin menyusutnya batuk. Sebagian pasien yang alami radang sendi juga mulai alami perkembangan dengan cara riil sesudah minum sari buah Mengkudu. Beliau tawarkan sari buah Mengkudu juga sebagai makanan penambahan/suplemen serta bukanlah juga sebagai obat pada beberapa pasiennya. 

Mengkudu Juga sebagai Anti-bakteri 

Hasil riset yang dimuat dalam jurnal Pacific Science (vol 1. 4, th. 1950) melaporkan bahwa Mengkudu memiliki kandungan bahan anti-bakteri yang bisa dipakai untuk menangani penyakit jantung serta permasalahan pencernaan. Senyawa antraquinon yang terdapat banyak pada akar Mengkudu ternyata bisa melawan bakteri Staphylococcus yang mengakibatkan infeksi pada jantung serta bakteri Shigella yang mengakibatkan disentri. 

Mengkudu berbentuk anti-bakteri pada : Bacil­lus subtilis, Escherichia coli, Proteus morganii, Pseudomonas aeruginosa, Salmonella montevdleo, Salmonella schotmuelleri, Salmonella typhi, Shigella dysenteriae, Shigella flexnerii, Shigella paraciysente­riae BH und III-Z, Staphylococcus aureus. 

Dr. Robert Young, pakar mikrobiologi dari Utah, USA temukan yeast molds serta jamur beserta toksin yang dihasilkannya bisa mengakibatkan beberapa sel sakit lantaran derajat keasamannya (pH) bertambah. Dengan konsumsi sari buah Mengkudu, situasi itu bisa diatasi lantaran Mengkudu menolong mengatur keseimbangan pH badan hingga tingkatkan kekuatan badan menyerap vitamin-vitamin, mineral serta protein. 

Mengatur Siklus Situasi Hati (Mood) 

Salah satu kekuatan lain yang dipunyai oleh scopoletin yaitu bisa mengikat serotonin. Menurut Dr. Harrison (DC. General Hospital, USA) scopoletin bisa tingkatkan aktivitas kelenjar peneal yang ada didalam otak, yang disebut tempat di mana serotonin di produksi serta lalu dipakai untuk membuahkan hormon melatonin. 

Serotonin yaitu salah satu zat utama didalam butiran darah (trombosit) manusia yang melapisi saluran pencernaan serta otak. Didalam otak, serotonin bertindak juga sebagai neurotransmitter, penghantar tanda anjuran serta prekursor hormon melatonin. 

Serotonin serta melatonin menolong mengatur sebagian aktivitas badan seperti tidur, regulasi suhu tubuh, situasi hati (mood), saat pubertas serta siklus produksi sel telur, rasa lapar serta tingkah laku seksual. Kekurangan serotonin pada badan bisa menyebabkan penyakit migrain, pusing, depresi, bahkan juga penyakit Alzheimer. 

Mengatur Siklus Daya Badan 

Dr. Harrison juga melaporkan bahwa pergantian frekwensi daya badan juga dikarenakan oleh aktivitas positif sari buah Mengkudu. Dampak yang diakibatkan diantaranya ; bisa menstabilkan gula darah, kurangi rasa sakit saat menstruasi, kurangi hasrat buang air kecil saat malam hari untuk pria yang alami pembengkakan prostat. 

Menurut Dr. Heinicke (pakar biokimia dari AS), xeronine juga ikut bertindak dalam sistem siklus daya badan. Ia menuturkan mekanismenya seperti berikut, xeronine akan diserap pada tempat yang berdekatan dengan tempat penyerapan endorphin serta melakukan tindakan juga sebagai prekursor hormon (co-hormone) untuk aktifkan protein reseptor yang memberi perasaan enak/nyaman. Mengakibatkan orang dapat terasa enak serta mempunyai banyak daya sesudah konsumsi sari buah Mengkudu. 

Manfaat Paling utama Buah Mengkudu 

Penelitian perihal buah Mengkudu selalu berkembang, baik dikerjakan oleh beberapa dokter ataupun pakar botani serta pakar biokimia. Riset difokuskan pada komponen­-komponen/susunan kimia yang dikandung Mengkudu serta dampak terapeutiknya pada beragam jenis penyakit. 

Penelitian-penelitian itu tunjukkan bahwa sari buah Mengkudu bisa merangsang system kekebalan badan, mengatur manfaat sel serta pergantian beberapa sel jaringan badan yang rusak. Kenyataan yang tunjukkan bahwa Mengkudu bisa mengatur beberapa sel pada tingkat basic serta kritis itu mungkin saja bisa menuturkan kenapa Mengkudu bisa dipakai untuk beragam jenis keadaan kesehatan. 

Beberapa dokter di Amerika telah memberi banyak laporan perihal kesuksesan pemakaian sari buah Mengkudu pada pasien-pasiennya. Dr. Richard Dicks (dari New Jersey, USA) menyampaikan, " kami mulai mengerti bahwa kita mesti kembali ke hal yang mendasar dari badan kita. Apa yang disebut dengan metabolisme pada badan yaitu membakar nutrisi. Sari buah Mengkudu membuat perlindungan badan kita dengan berikan nutrisi yang diperlukan oleh badan. " 

Khasiat-Khasiat Tambahan 

Mengkudu mempunyai khasiat-khasiat lain yang belum dibuktikan dengan cara medis, tetapi dengan cara empiris sudah beberapa orang yang alami perbaikan serta penambahan kesehatan sesudah konsumsi sari buahnya. Sebagian masalah kesehatan yang bisa diatasi dengan memakai Mengkudu : 
System pencernaan : Perut kembung, luka pada usus halus, radang lambung, muntah-muntah serta keracunan makanan. 

System pernapasan : Batuk, bronchitis, sakit tenggorokan, TBC, kolera, demam pada bayi, sinusitis, asma. 
System kardiovaskular : Cholesterol tinggi, penebalan otot jantung, tingkatkan transportasi oksigen didalam sel. 

Penyakit kulit : Luka bakar, luka, kudis, bisul, selulit, cacing kulit, ketombe, kurap, serta radang pada kulit, borok pada kulit, dan beberapa masalah pada kulit yang lain. 
Mulut serta tenggorokan : Radang tenggorokan, gusi berdarah, batuk, sariawan, sakit gigi. 

Masalah menstruasi : Sindrom pra-menstruasi, siklus haid yang tidak teratur, nyeri pada saat haid. 
Awet muda : Sari buah Mengkudu bisa dipakai juga sebagai tonik untuk menangani keriput disebabkan sistem penuaan. 

Penyakit-penyakit pada badan : Diabetes, hepatitis kritis, sakit pinggul, sakit kepala, masalah manfaat ginjal, kencing batu, masalah pada hormon tiroid. 
Defisiensi ketahanan badan : Penyakit virus Epstein-Barr, candidiasis kritis, penyakit disebabkan infeksi virus HIV, kekurangan tenaga (AES=altered energy syndrome). 

Mungkin saja Anda bertanya-tanya, kenapa satu type tumbuhan seperti Mengkudu, bisa mengobati begitu banyak type penyakit? Penelitian ilmiah tunjukkan bahwa konstituen-konstituen didalam buah Mengkudu mempunyai manfaat untuk merangsang tanggapan pembentukan kekebalan badan, bersihkan darah, mengatur manfaat sel, pergantian sel rusak serta menghalangi perkembangan tumor.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar