Melajang Beresiko Jelek Untuk Kesehatan


Jakarta : Bila Anda seseorang penyendiri serta tak dapat hidup dalam suatu jalinan, Anda mungkin saja mau merubah langkah hidup Anda sesudah tahu apa yang studi katakan perihal hidup seseorang diri. Studi teranyar sudah mengklaim bahwa jadi lajang membawa efek jelek untuk sisi kesehatan Anda. 

Menurut Dr George Ploubidis di University College London, bila Anda pilih untuk jadi lajang, itu sangatlah tak positif. Dalam studi, kian lebih 10. 000 orang yang lahir di Inggris, Skotlandia serta Wales temukan bahwa pernikahan lebih bemanfaat untuk pria, wanita yang bercerai bakal mempunyai jalinan baru dengan pria mempunyai kesehatan yang nyaris sama sebaiknya dengan wanita yang bahagia dalam pernikahan. 

Dr George juga memberikan bahwa sepanjang orang dapat bangkit lagi ke jalinan yang lain, dalam periode pendek dampak perceraian pada kesehatan tak mempunyai efek periode panjang. 

Studi juga menuturkan bahwa wanita yang bercerai di umur seputar 20 th. atau 30 th. mempunyai resiko semakin besar terserang serangan jantung. 

Temuan lain yang mengagetkan juga bahwa, orang yang bercerai pada umur 30 tahunan serta tak menikah lagi, sangat mungkin menanggung derita keadaan yang terkait dengan diabetes di umur pertengahan lebih awal dibanding mereka yang menikah. 

Dr George menyampaikan, keuntungan mempunyai pasangan memerankan utama dalam memengaruhi kesehatan. Tetapi, orang lajang yang belum pernah menikah namun telah tinggal berbarengan juga menanggung derita kesehatan yang jelek. (Sumarni/TimesofIndia) 
LOV
Share on Google Plus

About kakak idar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.